Aku menyesalinya. Mengapa? Karena aku sadar bahwa kebahagiaanku tidak hanya berasal dari sapaanmu atau ketika ngobrol denganmu. Tetapi, kebahagiaanku berasal dari segala arah, semua orang.
Aku tau kau mengerti aku. Tapi ternyata, makin kesini aku sadar bahwa ada yg mengerti aku lebih awal tapi kuabaikan. Sedangkan kau penduduk baru dihidupku dengan mudahnya menjatuhkan hatiku.
Kini aku harus belajar untuk tidak gampang jatuh cinta dengan sembarang orang. Bahkan aku tak ingin lagi menjatuhkan hatiku. Entah sampai kapanš¢.
Aku yang polos ini ternyata mudah sekali di kelabui. Cukup dengan kata-kata manis aku sudah jatuh cinta. TAPI, sekarang tidak lagi.
Terimakasih untuk pelajarannya. Ingin segera kuakhiri hubungan ini. Tidak baik kalau berlama-lama.
Nafisah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar